Kamis, 02 April 2020

PJJ dengan Pak Indra Charismiadji


Kemarin malam (01/04/2020), pelatihan menulis dilanjutkan. Pada pertemuan ke – 4 ini dilakukan dengan meeting converence via aplikasi webex., di pandu oleh Om Jay sebagai moderator dan dengan Narasumber Pak Indra Charismiadji, Pengamat dan Praktisi Pendidikan memberikan materi tentang Mendesain Pembelajaran Jarak Jauh yang Efektif. .

Dengan judul materi berkaitan dengan pembelajaran jarak jauh, kita para peserta langsung praktek dengan menggunakan aplikasi webex. Diawal sebagai peserta saya dapat masuk ke room yang dimaksud, namun jeda beberapa menit saya mengalami kendala pada laptop, dimana saya hanya bisa mendengar tanpa bisa nelihat paparan presentasi yang di berikan oleh nara sumber. Saya logout dulu beberapa menit, kemudian mencoba untuk masuk lagi, namun baru bisa menyimak sedikit paparan dari narasumber kembali, laptop yang saya gunakan ngadat tanpa sebab ditambah suara yang putus putus yang sangat mengganggu. Akhirnya saya minta iji left dari pertemuan.

Dengan kerbatasan saya, akhirmya saya mencoba untuk membuat resuma dari materi ke 4 dengan membaca resume resume dari beberapa teman yang dapat mengikuti meeting converence dengan baik. Sesuai dengan judul materi, secara pribadi saya langsung mendapatkan kendala untuk pembelajaran jarak jauh ini. Dari kondisi sarana ( laptop ) dan prasarana ( kuota internet ) dan juga mungkin jaringan yang sedang tidak bagus di wilayah saya.

Hal tersebut sangat mungkin terjadi pada siswa siswa didik kita yang saat ini sedang melaksanakan pembelajaran di rumah untuk mengantisipasi penyebaran virus COVID 19.

Yang bisa saya pahami di awal, pertemuan. Narasumber meminta peserta untuk sharing kendala kendala apa saja yang mereka temui dengan kegiatan pembelajaran jarak jauh yang mereka lakukan, dan dilanjutkan dengan menanyakan kepada para peserta tentang apa itu 4 pilar pendidikan

Banyak diantara kita sebagai pendidik yang lebih focus kepada mengejar kurikulum, memikirkan apa yang akan di ajarkan besok. Sementara menurut narasumber, jika kita lebih focus dengan apa yang akan kita ajarkan, maka sesesungguhnya anak anak didik kita bisa mendapatkan ilmu iyu dari mana saja, apalagi di zaman semua serba mudah untuk mencari informasi. Maka yang paling penting adalah bisa tidak siswa belajar untuk tahu (learning to know), melakukan (learning to do), menjadi sesuatu (learning to be) dan hidup bersama (learning to live together). Jadi, bukan apa yang akan kita ajarkan , tetapi lebih kepada bagaimana anak anak didik kita memliki kemauan untuk belajar.

Narasumber menjelaskan lagi, bahwa kita harus lebih fokus kepada “bagaimana “ bukan kepada apa yang kita ajarkan. Karena perkembangan teknologi yang sedemikian cepat, jika kita lebih focus kepada “apa yang kita ajarkan “ maka beberapa tahun kedepan apa yang kita ajarkan itu akan menjadi using, sudah tidak terpakai lagi. Oleh karena itu fokuslah pada bagaimana agar peserta didik kita itu belajar.


Di zaman yang serba canggih ini, fungsi guru bukanlah lagi sebagai orang yang memberi ilmu, mengajarkan sesuatu, karena apa yang kita ajarkan siswa dapat mencarinya di internet,.  Fungsi guru saat ini adalah sebagai motivator, Fasilitator ( mengarahkan ). Sudah bukan zamannya lagi kita terus memberi, yang kita lakukan adalah mendorong siswa untuk dapat mencari sendiri .


Terdapat 3 hal penting dalam dunia pendidikan saat ini.
1.      Infrastuktur. Berkaitan dengan apa yang kita gunakan dalam pembelajaran.
2.      Infostruktur. Setiap sekolah sebaiknya memiliki domain sekolah untuk web atau untul pembelajaran daring.
3.      Infoklutur. Kultur era digital harus dibangun dan mulai dibiasakan dari sekarang.


Ketiganya hal tersebut diharapkan  ada jika ingin pendidikan di abad 21 menjadi optimal meskipun saat ini, belum semua sekolah dapat memenuhi ketiga kritera tersebut. Saya yang tinggal di wilayah ibukota saja masih memiliki kendala dalam pembelajaran jarak jauh, apalagi dengan saudara saudara kita yang tinggal di daerah yang sulit, jauh bahkan terpencil.

Ke depan,  semoga masalah masalah yang kita hadapi dalam  pelaksanaan pembelajaran jarak jauh dapat teratasi.
Aamiin


1 Komentar:

Pada 2 April 2020 pukul 15.45 , Blogger Wijaya kusumah mengatakan...

Aamiin

 

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda