resume pertemuan pertama
RESUME PEMBELAJARAN
PELATIHAN MENULIS PERTEMUAN PERTAMA
Aktivitas
menulis adalah aktivitas yang bisa dilakukan oleh siapapun, kapanpun dan
dimanapun. Namum dalam menulis ( menurut saya pribadi ) yang paling sulit
adalah memulainya.
Pada
pertemuan pertama, Nara sumber meminta kita para peserta untuk membuat tulisan
dengan 3 alinia. Dengan di tampilan sebuah gambar para peserta di harapkan
mampu menuangkannya dalam sebuah tulisan.
Buat saya
pribadi, harus berpikir agak lama saat di tampilkan gambar sebuah piring yang
terisi dengan somay lengkap dengan saus kacang dan sambalnya. Apa yang mau saya
tulis ? Apakah saya akan menuliskan gambaran tentang somay, bagaimana cara
membuatnya, atau dari mana asal makanan somay. Jujur masih blank.
Akhirnya
saya biarkan pikiran saya berimajinasi, membayangkan bahwa saat ini saya merasa
takjub dengan sepiring somay, rasa lapar yang ditimbulkan dari gambarnya. Dan
mulai menulis apa saja yang muncul dalam pikiran saya.
Seperti
inilah tulisan yang akhirnya muncul di pikiran saya :
“ Di hadapanku saat ini telah
terhidang sepiring somay. Dengan saus kacang yang menggugah selera ditambah
dengan toping soas sambel untuk menambah rasa. Sudah sejak pagi kutahan rasa
lapar ini, karena belum ada rezeki yang menghampiri. Sudah berpuluh puluh pintu
ku ketuk untuk menawarkan jasaku. Dengan kondisi pendidikan yang rendah, tak
punya banyak keahlian yang aku miliki. Satu satunya yang kubisa dan ku punya
adalah badan ini. Sudah berpeluh badan ini berjalan berkeliling kampung, namun
tak jua kutemui seorangpun yang membutuhkan tenagaku.
Dengan tenaga yang tersisa, aku
berusaha tetap berjalan. Waktu sudah menunjukan pukul 13.00. Panas terik
menambah lemah tubuh ini. Akhirnya kulihat didepan Masjid berdiri gagah. Aku
ingat, bahwa cukup lama aku tak berkunjung kerumahNYA. Dengan rasa malu, ku
masuki rumahNYA. Ku seretkan kaki ke arah tempat wudhu.
Malu, itu yang ku rasa. Setelah ku
ungkapkan semua keluhku. Hilang sedikit beban yang bergelayut di dadaku. Ku
pasrahkan diri. Dan berharap masih ada rezeki yang menghampiri. Kulangkahkan
kaki ke arah pelataran masjid. Mataku tertuju ke tukang somay yang mangkal
dipelataran. Aku hanya bisa menatap tanpa gerak. Tiba tiba, dari belakang
muncul seseorang, menepukku dan berkata " Ayuk bang, ikut saya. Kita makan
somay di depan" Tanpa bisa berkata, tanganku sudah di raihnya. Dan dia
berkata " Mas, somay dua mangkok ya"
Tanpa menunggu lama. Sepiring somay sudah ada didepan mata. Rasa lapar
yang sejak tadi menghampiri membuatku langsung menyantapnya tanpa berfikir
lagi.”
Setelah
semua menyerahkan hasil tulisannya, kemudian narasumber menyampaikan bahwa
dalam menulis ada beberapa hal yang bisa kita jadikan patokan sebagai penulis
pemula :
1. Kita harus berani untuk mengeluarkan
melalui tulisan apa apa yang kita pahami tentang suatu objek untuk dijadika
tulisan.
2. Ide itu banyak, ada didepan mata
kita. Jadi jangan kuatir akan kehabisan ide.
3. Mulailah menulis dengan apa yang kita
sukai dan kuasai.
4. Sering seringlah membuat tulisan,
karena dari seringnya kita melatih diri akan membuat kita lebih terampil dalam
menuangkan ide ide.
Demikianlah
resume pertemuan pertama ini. Semoga dapat diambil manfaatnya, terutana untuk
diri saya sendiri.
By : Yuyun
Dwi Mulyani
SDN Cipinang
Besar Utara 07 Petang. Jatinegara . Jakarta Timur



0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda