MENGAJAR GAYA MOTIVATOR
MENGAJAR GAYA MOTIVATOR
BY : ARIS AHMAD JAYA
Pada pertemuan yang ke 14 ini, materi yang diberikan adalah
tentang bagaimana kita mengajar dengan gaya seperti seorang motivator. Diawali dengan
penjelasan oleh pak Aris tentang guru.
Guru itu ada dua macam,
1.
Guru Betulan : Guru Betulan adalah guru yang
benar benar dari awal ingin menjadi guru, bercita citaa menjadi pendidik.
2.
Guru Kebetulan : Adalah guru yang secara
kebetulan, nasibnya mengantarnya menjadi guru, sehingga dalam mengajar sang
guru hanya berbekal coba coba.
Berdasarkan kinerja terdapat 3 tipe guru
1.
Guru nyasar : adalah guru yang menyesatkan,
karena guru tersebut tidak memiliki energy, dan membuat anak merasa jenuh
karena pembelajaran yang disampaikan sangat tidak menyenangkan.
2.
Guru bayar : Guru yang energinya terkait dengan
finansial, tergantung berapa yang dibayarkan. Guru yang tidak konsiten, kenapa
? Karena ketika tanggal muda semangat, sementara pas tanggal tua cemberut
akhirnya berpengaruh pada sikapanya terhadap anak didik. Siswa menjadi tidaka
memilik figur
3.
Guru sadar : Guru yang kehadirannya di nantikan
anak didiknya, karena kata kata yang keluar dari guru tersebut adalah kata kata
yang membangkitnya semangat.
Guru adalah profesi yang menghantarkan anak anak didiknya
menjadi anak yang mencintai apa yang telah diajarkan. Sehingga ilmu yang telah
diterimanya akan sangat bermanfaat di kedepannya nanti
Bagaimana peran guru yang seseungguhnya
1.
Mengajar, mentransfer ilmu, jika ini yang hanya
menjadi peran maka peran kita dapat digantikan dengan teknologi yang ada saat
ini
2.
Mendidik, diharapkan peran ini kita jalankan
dalam keseharian kita sebagai guru. Dengan memberikan didikan anak dengan hal
yang bersifat karakter anak.
3.
Meninspirasi, guru yang mampu mendidik otomatis
adalah guru yang menginspirasi, karena apa yang telah kita ajarkan akan
meotivasi para siswa.
4.
Mengerakkan, ketika telah menginspirasi maka
akan memunculkan proses pergerakan pada
para peserta didik untuk melangkah lebih baik lagi
BEBERAPA LANGKAH
UNTUK MENGAJAR GAYA MOTIVATOR
1.
Jadilah guru yang menarik dan menyenangkan,
dengan menarik akan membuat siswa jadi tertarik dengan anda, dan dengan
menyenangkan akan membuat siswa menjadi senang berinteraksi dengan kita.
Menarik dari apa yang kita lihat,
a.
Persiapkan diri agar menjadi guru yang menarik
b.
Dari perilaku
c.
Mampu menunjukan bahwa diri kita di ijinkan oleh
siswa ( diijinkan ketika murid memperhatikan, mendengarkan ) mampu menjadi
pribadi yang layak untuk di perhatikan dan didengarkan. Perlu kita ketahui
bahwa siswa kita memiliki dua pintu yaitu, pintu mengijinkan dan pintu tidak
mengijinkan.
Pintu mengijinkan ( terbuka ) siswa senang dengan kita, menyukai kita. Bagaimana
agar Pintu mengijinkan ? Siswa harus menerima kita sebagai gurunya terlebih
dahulu, agar siswa mampu menerima kita, maka siswa mengijinkan kita. Ketika kita
sebagai guru SD, maka kita harus bisa memahami anak SD saat ini. Kita harus
mampu merubah di à
me
Trik membuka pintu anak didik kita
·
Masuk kelas dalam kondisi tersenyum
·
Sapa siswa dengan salam yang berbeda ( semoga
siswa yang menjawab salam akan menjadi anak yang pintar dll )
·
Berikan apresiasi ( contoh, wah… saya senang
mengajar kalian )
Ø
Berikan simulasisi simulasi atau game sederhana
sebelum memulai pelajaran.
Ø
Akan memunculkan hormone hormone kesenangan ( hormone
endorphin )
ü
Tangkap basah kebaikan tempa besi selagi panas.
( contoh : missal kita melihat anaknya berbuat kebaikan, maka pada saat itu
juga langsung kita apresiasi kebaikan yang telah dibuatnya )
2.
Mampu menjadi bagian dari pemain. Temukan titik lebihnya, mulailah masuk dari
titik lebih yang mereka miliki. Temukan titik unggulnya, dan mulailah dari
titik unggul yang mereka miliki.
Siswa cenderung akan rendah diri jika di
mulai dengan titik lemahnya
Tiga langkah menemukan titik hebat, nilai
lebih
a.
Mampu memberikan momentum ( kesempatan ) hebat kepada semua siswa siswa kita, kepada
semua peserta didik. Momentum itu mahal, oleh itu berikan pada anak didik anda
untuk memberikan kepercayaan kepada anak anak didik kita, agar mereka merasa
bernilai.
b.
Libatkan anak anak didik kita menjadi bagian
dalam pembelajaran, berikan kesempatan setiap anak untuk memberikan gagasan –
gagasannya, sehingga masing masing memiliki peran dalam kelas.
c.
Berikan label positif, label positif dapat
diberikan secara umum atau secara individu. Contoh, kelas 3B adalah kelas yang
kompak, selalu mau bekerjasama. Label akan membangun persepsi, ketika kita
memberi label yang positif maka yang timbul adalah nilai nilai positif. kata kata seorang guru adalah proposal hidup,
karena kata kata adalah doa.
Sesi tanya jawab
P 1
Ari Yunanda, Sijunjung, Sumatera Barat.
Menurut Pengalaman Bapak, Apakah semua guru berpotensi untuk menjadi guru SADAR
, meskipun dengan latar belakang tipe sebelumnya sebagai guru BAYAR dan guru NYASAR
J 1 Semua guru dapat berpotensi menjadi
guru SADAR, namun harus dimulai dengan niat yang jelas. Meluruskan keinginan
yang kuat, guru sadar terkait dengan latar depan, bukan latar belakang, karena
latar belakang mungkin bukan dari bidang keguruan namun karena sadar akhirnya
ia mau untuk terus belajar maka akan menjadi guru SADAR
P2
Ass
wr wb Bp Mr Sugesti Indonesia,
Bertanya, kata Francis Bacon pengetahun
adalah kekuatan namun yg benar adalah penget adalh kekuatan saat diterapkan,
nah bgmn jika dikaitkan dg MGM
Bu Iez Lumajang
J2 Semua ilmu akan mejadi nyata jika di
aplikasikan, bukan hanya sekedar berada di laboratorium atau hanya sekedar
berada di rak rak buku. Guru guru hebat adalah guru yang mampu mempraktekan,
mengaplikasikan, mengevaluasi diri sehingga dapat menjadi guru yang dirindukan.
P3
Selamt malam pak Aris, kalau ga salah dengar sepertinya label hampir sama
dengan apresiasi ya,apa petbedaanya, apa perbedaannya? Lusia
J 3
Label adalah bagian dari apresiasi, memberi
apresiasi dapat dengan banyak cara, salah satunya dengan Label positif
P4
Saya tertarik memperdalam tentang pintu
yang tidak mengijinkan. Kadang siswa lebih sulit jika terhasut untuk tidak suka
gurunya dari teman temannya. Sehingga mereka pun menyepelekan guru didepan
kelas.
Adakah tips jitu lainnya pak?
Ridwan Nurhadi
J4
Presepsi, adalah bagaimana tanggapan umum
terhadap seorang guru yang diberikan siswa dan akan menularkan kepada siswa
lain. Persepsi harus dirubah, sehingga ketika kita tahu bahwa ada persepsi negative
terhadap seorang guru maka kita harus melakukan perubahan bahwa kita tidak
seperti yang telah di ceritakan siswa siswa kita dibelakang kita.
P5
Assalamaualaiakum. Salam Hebat....Bagimana
caranya menguasai emosi kita dalam rangka mengajarkan kebaikan kepada peserta
didik? Secara teori memang gampang tapi
implementasinya agak sulit. Mohon pencerahannnya! Wassalam Supyanto Kota
Bekasi.
J5
Apa yang kita yakini, akan
teravisualisasikan, karena kita adalah apa yang kita pikirkan. Kita harus mampu
merubah di à
me
P6
Selamat Malam Bapak mohon ijin bertanya
terkadang kalau kita sudah berusaha dan memang kita berbeda dalam memperlakukan
anak dan membuat anak terkadang mencintai dan merindukan kita dikira kita tebar
pesona. Maaf padahal jiwa kita ya seperti itu. Tidak pernah terbersit satu
kalimat / niat untuk membenci dan berkata yang tidak layak kepada murid. Karena
memang kita ingin dikenang Murid sebagai pribadi yang baik. Karena kita juga
panutan bagi mereka. Mohon saran apa yg bisa kita lakukan.
Prihariyani _ Semarang
J6
Ketika murid murid mencintai kita,merindukan
kita maka biarkanlah apa kata orang, karena goal yang kita lakukan belum tentu
mau mendukung kita, tetaplah menjadi
guru mempesona, karena pada prinsipnya itulah yang akan dikenang oleh anak anak
kita, dan kita adalah pemain dalam mencatat sejarah anak anak didik kita.
P7
assalamualikum Bapak, saya roskamidar dari
sumbar, bagaimana memelihara kondisi pembelajaran agar senantiasa menyenangkan
dari awal sampai berakhirnya pembelajaran.
J7
Untuk bisa menjadikan pembelajaran menjadi
menarik dari awal hingga akhir pembelajaran maka kita harus membuat game game,
simulasi simulasi yang akan membuat siswa senang dengan materi materi yang kita
ajarkan.
P8
Assalaamu'alaikum pak Aris...sy guru sma
mapel fisika pak..sy pernah mencoba games spy ank2 tdk tegang trs tp ank2 kok tdk
suka ya pak? Bagaimana solusinya? Sri Indayani lamongan
J8
Game harus sesuai dengan usia mereka, dan
kondisi kita pada saat memebrikan game harus dalam kondisi yang bahagia juga.
P9
Assalamualaikum.. sang motivator yang
super..ada guru yg senantiasa menjdikan siswanya berprestasi, tpi akhirnya
karena ia sibuk membut siswa berprestasi sang guru tdk dpt ikut lomba guru yg
berprestasi..ada juga tipe guru yg berprestasi tetpi ia tdk mampu menjdikan
siswanya berprestasi...tanggapan anda terhadap kasus ini bagaimana?
Trims..Andy -Beltim, kep.babel
J9
Hanya masalah pola managemen, guru yang
berprestasi boleh jadi belum mampu mengolah diri sehingga ketika mengajar anak
anak yang diajarkan tidak menyenangi cara mengajarnya, sementara bagi guru yang
selalu sibuk menjadikan siswanya berprestasi karena ia belum mampu memanage,
pelan pelan ikuti saja alurnya lama lama akan bisa.
Dan masih banyak pertanyaan yang tidak
dapat saya tuliskan satu persatu.



0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda