Jumat, 17 April 2020

MENGAJAR GAYA MOTIVATOR




MENGAJAR GAYA MOTIVATOR

BY : ARIS AHMAD JAYA
Pada pertemuan yang ke 14 ini, materi yang diberikan adalah tentang bagaimana kita mengajar dengan gaya seperti seorang motivator. Diawali dengan penjelasan oleh pak Aris tentang guru.
Guru itu ada dua macam,
1.       Guru Betulan : Guru Betulan adalah guru yang benar benar dari awal ingin menjadi guru, bercita citaa menjadi pendidik.
2.       Guru Kebetulan : Adalah guru yang secara kebetulan, nasibnya mengantarnya menjadi guru, sehingga dalam mengajar sang guru hanya berbekal coba coba.
Berdasarkan kinerja terdapat 3 tipe guru
1.       Guru nyasar : adalah guru yang menyesatkan, karena guru tersebut tidak memiliki energy, dan membuat anak merasa jenuh karena pembelajaran yang disampaikan sangat tidak menyenangkan.
2.       Guru bayar : Guru yang energinya terkait dengan finansial, tergantung berapa yang dibayarkan. Guru yang tidak konsiten, kenapa ? Karena ketika tanggal muda semangat, sementara pas tanggal tua cemberut akhirnya berpengaruh pada sikapanya terhadap anak didik. Siswa menjadi tidaka memilik figur
3.       Guru sadar : Guru yang kehadirannya di nantikan anak didiknya, karena kata kata yang keluar dari guru tersebut adalah kata kata yang membangkitnya semangat.
Guru adalah profesi yang menghantarkan anak anak didiknya menjadi anak yang mencintai apa yang telah diajarkan. Sehingga ilmu yang telah diterimanya akan sangat bermanfaat di kedepannya nanti

Bagaimana peran guru yang seseungguhnya
1.       Mengajar, mentransfer ilmu, jika ini yang hanya menjadi peran maka peran kita dapat digantikan dengan teknologi yang ada saat ini
2.       Mendidik, diharapkan peran ini kita jalankan dalam keseharian kita sebagai guru. Dengan memberikan didikan anak dengan hal yang bersifat karakter anak.
3.       Meninspirasi, guru yang mampu mendidik otomatis adalah guru yang menginspirasi, karena apa yang telah kita ajarkan akan meotivasi para siswa.
4.       Mengerakkan, ketika telah menginspirasi maka akan memunculkan  proses pergerakan pada para peserta didik untuk melangkah lebih baik lagi

BEBERAPA LANGKAH UNTUK MENGAJAR GAYA MOTIVATOR
1.       Jadilah guru yang menarik dan menyenangkan, dengan menarik akan membuat siswa jadi tertarik dengan anda, dan dengan menyenangkan akan membuat siswa menjadi senang berinteraksi dengan kita.
Menarik dari apa yang kita lihat,
a.       Persiapkan diri agar menjadi guru yang menarik
b.      Dari perilaku
c.       Mampu menunjukan bahwa diri kita di ijinkan oleh siswa ( diijinkan ketika murid memperhatikan, mendengarkan ) mampu menjadi pribadi yang layak untuk di perhatikan dan didengarkan. Perlu kita ketahui bahwa siswa kita memiliki dua pintu yaitu, pintu mengijinkan dan pintu tidak mengijinkan.
Pintu mengijinkan ( terbuka ) siswa senang dengan kita, menyukai kita. Bagaimana agar Pintu mengijinkan ? Siswa harus menerima kita sebagai gurunya terlebih dahulu, agar siswa mampu menerima kita, maka siswa mengijinkan kita. Ketika kita sebagai guru SD, maka kita harus bisa memahami anak SD saat ini. Kita harus mampu merubah di à me
Trik membuka pintu anak didik kita
·         Masuk kelas dalam kondisi tersenyum
·         Sapa siswa dengan salam yang berbeda ( semoga siswa yang menjawab salam akan menjadi anak yang pintar dll )
·         Berikan apresiasi ( contoh, wah… saya senang mengajar kalian )

Ø  Berikan simulasisi simulasi atau game sederhana sebelum memulai pelajaran.
Ø  Akan memunculkan hormone hormone kesenangan ( hormone endorphin )

ü  Tangkap basah kebaikan tempa besi selagi panas. ( contoh : missal kita melihat anaknya berbuat kebaikan, maka pada saat itu juga langsung kita apresiasi kebaikan yang telah dibuatnya )

2.       Mampu menjadi bagian dari pemain. Temukan titik lebihnya, mulailah masuk dari titik lebih yang mereka miliki. Temukan titik unggulnya, dan mulailah dari titik unggul yang mereka miliki.
Siswa cenderung akan rendah diri jika di mulai dengan titik lemahnya
Tiga langkah menemukan titik hebat, nilai lebih
a.       Mampu memberikan momentum ( kesempatan ) hebat kepada semua siswa siswa kita, kepada semua peserta didik. Momentum itu mahal, oleh itu berikan pada anak didik anda untuk memberikan kepercayaan kepada anak anak didik kita, agar mereka merasa bernilai.
b.      Libatkan anak anak didik kita menjadi bagian dalam pembelajaran, berikan kesempatan setiap anak untuk memberikan gagasan – gagasannya, sehingga masing masing memiliki peran dalam kelas.
c.       Berikan label positif, label positif dapat diberikan secara umum atau secara individu. Contoh, kelas 3B adalah kelas yang kompak, selalu mau bekerjasama. Label akan membangun persepsi, ketika kita memberi label yang positif maka yang timbul adalah nilai nilai positif.  kata kata seorang guru adalah proposal hidup, karena kata kata adalah doa.

Sesi tanya jawab
P 1
Ari Yunanda, Sijunjung, Sumatera Barat. Menurut Pengalaman Bapak, Apakah semua guru berpotensi untuk menjadi guru SADAR , meskipun dengan latar belakang tipe sebelumnya sebagai  guru BAYAR dan guru NYASAR

J 1 Semua guru dapat berpotensi menjadi guru SADAR, namun harus dimulai dengan niat yang jelas. Meluruskan keinginan yang kuat, guru sadar terkait dengan latar depan, bukan latar belakang, karena latar belakang mungkin bukan dari bidang keguruan namun karena sadar akhirnya ia mau untuk terus belajar maka akan menjadi guru SADAR

P2
 Ass wr wb Bp Mr Sugesti Indonesia,
Bertanya, kata Francis Bacon pengetahun adalah kekuatan namun yg benar adalah penget adalh kekuatan saat diterapkan, nah bgmn jika dikaitkan dg MGM
Bu Iez Lumajang
J2 Semua ilmu akan mejadi nyata jika di aplikasikan, bukan hanya sekedar berada di laboratorium atau hanya sekedar berada di rak rak buku. Guru guru hebat adalah guru yang mampu mempraktekan, mengaplikasikan, mengevaluasi diri sehingga dapat menjadi guru yang dirindukan.

P3
Selamt malam pak Aris, kalau  ga salah dengar sepertinya label hampir sama dengan apresiasi ya,apa petbedaanya, apa perbedaannya? Lusia
J 3
Label adalah bagian dari apresiasi, memberi apresiasi dapat dengan banyak cara, salah satunya dengan Label positif

P4
Saya tertarik memperdalam tentang pintu yang tidak mengijinkan. Kadang siswa lebih sulit jika terhasut untuk tidak suka gurunya dari teman temannya. Sehingga mereka pun menyepelekan guru didepan kelas.
Adakah tips jitu lainnya pak?
Ridwan Nurhadi
J4
Presepsi, adalah bagaimana tanggapan umum terhadap seorang guru yang diberikan siswa dan akan menularkan kepada siswa lain. Persepsi harus dirubah, sehingga ketika kita tahu bahwa ada persepsi negative terhadap seorang guru maka kita harus melakukan perubahan bahwa kita tidak seperti yang telah di ceritakan siswa siswa kita dibelakang kita.

P5
Assalamaualaiakum. Salam Hebat....Bagimana caranya menguasai emosi kita dalam rangka mengajarkan kebaikan kepada peserta didik?  Secara teori memang gampang tapi implementasinya agak sulit. Mohon pencerahannnya! Wassalam Supyanto Kota Bekasi.
J5
Apa yang kita yakini, akan teravisualisasikan, karena kita adalah apa yang kita pikirkan. Kita harus mampu merubah di à me

P6
Selamat Malam Bapak mohon ijin bertanya terkadang kalau kita sudah berusaha dan memang kita berbeda dalam memperlakukan anak dan membuat anak terkadang mencintai dan merindukan kita dikira kita tebar pesona. Maaf padahal jiwa kita ya seperti itu. Tidak pernah terbersit satu kalimat / niat untuk membenci dan berkata yang tidak layak kepada murid. Karena memang kita ingin dikenang Murid sebagai pribadi yang baik. Karena kita juga panutan bagi mereka. Mohon saran apa yg bisa kita lakukan.
Prihariyani _ Semarang
J6
Ketika murid murid mencintai kita,merindukan kita maka biarkanlah apa kata orang, karena goal yang kita lakukan belum tentu mau mendukung kita,  tetaplah menjadi guru mempesona, karena pada prinsipnya itulah yang akan dikenang oleh anak anak kita, dan kita adalah pemain dalam mencatat sejarah anak anak didik kita.

P7
assalamualikum Bapak, saya roskamidar dari sumbar, bagaimana memelihara kondisi pembelajaran agar senantiasa menyenangkan dari awal sampai berakhirnya pembelajaran.
J7
Untuk bisa menjadikan pembelajaran menjadi menarik dari awal hingga akhir pembelajaran maka kita harus membuat game game, simulasi simulasi yang akan membuat siswa senang dengan materi materi yang kita ajarkan.

P8
Assalaamu'alaikum pak Aris...sy guru sma mapel fisika pak..sy pernah mencoba games spy ank2 tdk tegang trs tp ank2 kok tdk suka ya pak? Bagaimana solusinya? Sri Indayani lamongan
J8
Game harus sesuai dengan usia mereka, dan kondisi kita pada saat memebrikan game harus dalam kondisi yang bahagia juga.

P9
Assalamualaikum.. sang motivator yang super..ada guru yg senantiasa menjdikan siswanya berprestasi, tpi akhirnya karena ia sibuk membut siswa berprestasi sang guru tdk dpt ikut lomba guru yg berprestasi..ada juga tipe guru yg berprestasi tetpi ia tdk mampu menjdikan siswanya berprestasi...tanggapan anda terhadap kasus ini bagaimana?
Trims..Andy -Beltim, kep.babel
J9
Hanya masalah pola managemen, guru yang berprestasi boleh jadi belum mampu mengolah diri sehingga ketika mengajar anak anak yang diajarkan tidak menyenangi cara mengajarnya, sementara bagi guru yang selalu sibuk menjadikan siswanya berprestasi karena ia belum mampu memanage, pelan pelan ikuti saja alurnya lama lama akan bisa.

Dan masih banyak pertanyaan yang tidak dapat saya tuliskan satu persatu.







0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda