Senin, 13 April 2020

DASAR DASAR MENULIS



Pertemuan ke – 9 ini menurut saya berat banget pembahasannya. Meskipun judulnya dasar menulis, namun pada prakteknya tingkatannya sudah tinggi. ( menurut saya ya )
Pada Pertemuan kali ini yang menjadi narasumber adalah Bapak  Imam Fitri Rahmadi,  beliau seorang dosen di Universitas Pamulang yang saat ini sedang kuliah S3 di Johannes Kepler Universität Linz Austria (2019-sekarang). Masya Alloh, tenyata dari sejak pertemuan pertama sampai pertemuan saat ini, yang memberikan materi orang orang hebat semua.

DASAR MENULIS
Menurut Pak Imam, dasar menulis meliputi tiga bagian yaitu: pemilihan kata, penulisan kalimat, dan penyusunan paragraf. Ketiga tersebut adalah hal yang mendasar  yang perlu kita pelajari agar dapat menulis dengan baik. Jika ketiga hal tersebut sudah kita kuasai maka akan membuat tulisan yang kita buat enak untuk dibaca.  Materi ini dapat digunakan bukan hanya untuk penulisan akademik, tetapi juga untuk penulisan personal dan formal.

Pemilihan Kata
Perihal pilihan kata disebut dengan diksi. Antara penulisan personal, formal, dan akademik, diksi yang digunakan bisa sangat berbeda meskipun dimaksudkan untuk mengungkapkan hal yang sama. Cermati tiga kalimat di bawah ini:
Ibu guru sedang ngobrol-ngobrol dengan kepala sekolah
Ibu guru sedang berbincang-bincang dengan kepala sekolah
Ibu guru sedang berdiskusi dengan kepala sekolah
Berbeda satu kata saja dapat merubah rasa dari kalimat.

Penulisan Kalimat
Kalimat terdiri dari kalimat sederhana, kalimat gabungan), kalimat kompleks dan kalimat campuran.
Kalimat Sederhana:
Saya mengikuti pelatihan online di wag
Kalimat gabungan:
Saya mengikuti pelatihan online di wag untuk menambah pengetahuan tentang cara menulis kalimat.
Kalimat Kompleks:
Saya mengikuti pelatihan online di wag ketika sedang dinas di rumah.
Kalimat Campuran:
Saya mengikuti pelatihan online di wag untuk menambah pengetahuan tentang cara menulis kalimat. Ketika sedang dirumahkan


Penyusunan Paragraf
Paragraf adalah kumpulan kalimat yang mempunyai satu kalimat topik (topic sentence) sebagai ide pokok atau gagasan utama (main idea) dan beberapa kalimat penjelas (supporting sentences) sebagai detail yang menjelaskan ide pokok. Supaya enak dibaca dan tulisan mudah dipahami, susun paragraf deduktif.
Gunakan bentuk kalimat sederhana untuk membuat kalimat topik. Cara gampang untuk membuat kalimat topik, adalah pastikan anda meletakkan ide pengontrol atau controlling idea pada setiap kalimat topik. Bentuk kalimat penjelas harus bervariasi, terdiri dari kalimat gabungan dan kompleks, serta dilengkapi dengan konjungsi sebagai transisi antar kalimat supaya paragraf mengalir dengan baik, enak dibaca, dan mudah dipahami.

Contoh paragraf yang baik:
Bekerja dari rumah memiliki kekurangan dan kelebihan. Pada satu sisi, bekerja dari rumah menjadikan jadwal kerja tidak begitu jelas sehingga karyawan harus membuat jadwal jam kerja sendiri. Bekerja jadi tidak nyaman bagi yang memiliki rumah sempit. Pada sisi lain, bekerja dari rumah justru waktu menjadi lebih fleksibel dan lebih banyak waktu untuk keluarga. Selain itu, bekerja dari rumah bukan hanya dapat menghemat pengeluaran untuk biaya transportasi tetapi juga menghemat biaya operasional kantor.

Diakhir pembelajaran para peserta diberikan latihan sebagai berikut :
Latihan 1:

Bapak dan Ibu, paragraf ini belum memiliki kalimat topiknya. Jadi kasihan, anak kalimatnya tidak memiliki induk kalimat. Minta tolong untuk dibuatkan kalimat topiknya kemudian ditaruh sebagai kalimat pertama pada paragraf tersebut.

Tetap di rumah saja dinilai sebagai salah satu cara yang paling efektif. Menggunakan masker ketika terpaksa harus bepergian dan selalu menjaga jarak dengan orang lain merupakan cara lainnya. Senantiasa jaga stamina dengan istirahat yang cukup juga dapat dilakukan untuk menjaga imun tetap baik sehingga tidak rentan tertular.

Latihan 2:
Paragraf ini baru ada kalimat topiknya. Mohon tambahkan minimal 3 kalimat penjelas:
Pendemi koronavirus mengubah pola orang dalam bersosialiasi, bekerja, dan belajar di Indonesia.

Latihan 3:

Buat satu paragraf dengan tema bebas. Kalimat topik harus memiliki ide pengontrol. Paragraf memiliki setidaknya 3 kalimat penjelas yang mendukung atau menjelaskan lebih lanjut ide pengontrol.

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda