RINDU BAITULLAH
RINDU BAITULLAH
Rindu itu terluap sudah
Meski nyatanya tak membuat hilang rasa
Karena rindu itu terus membuncah saat apa yang diangan angan ada di depan mata
Menciummu tak pernah terlintas dalam angan,
Nyatanya ketika saat itu datang, air mata tak dapat terhalau mengalir deras
Putaran putaran cinta
Bersahutan dengan tahmid, tasbih dan tahlil.
Mengiringi debaran rindu dengan RumahMU
Berharap lain waktu, dapat kuluapkan rindu ini lagi padaMU
Oman, 1 Januari 2023
Dwi Mulya Al-Fath ( Yuyun )


0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda