PEMBELAJARAN DARING YANG IDEAL
PEMBELAJARAN DARING YANG IDEAL
Selasa, 21 April 2020. Bertepatan dengan Hari
Kartini, kami melanjutkan Pelatihan online yang di motori oleh Om Jay, setiap
hari dari pukul 19.00 sampai dengan pukul 21.00 Tema yang disajiakan pada
pelatihan malam ini adalah “Pembelajaran
Daring Yang Ideal”. Dengan kondisi yang tidak memungkinkan untuk bertatap muka,
maka sangat perlu sekali kita memahami dan mengerti Pembelajaran daring yang
bisa kita aplikasikan dalam pembelajaran ke siswa siswa kita selama masa
Lockdown saat ini.
Sesuai dengan temanya Pembelajaran Daring, maka pada
pertemuan malam ini digunakan aplikasi Zoom, Saya sempat mengikuti pelatihan
tersebut dengan aplikasi Zoom namun beberapa menit kemudian mengalami kendala
bahwa saya tidak dapat mendengarkan pembicaraan yang disampaikan oleh
pembicara. Akhirnya dengan berat hati saya ijin mengundurkan diri dari meeting
room. Dan berusaha memahami materi yang disampaikan pembicara melalui Slide PPT
yang telah di share sebelumnya.
Yang menjadi Narasumber pada kesempatan kali ini
adalah Wijaya Kusumah M.Pd. Perkembangan zaman yang sedemikian cepat menuntut
kita untuk dapat mengimbanginya. Jika selama ini kita mengajar harus didepan kelas, maka saat ini kita dapat mengajar, melakukan pembelajaran di mana saja,
kapan saja dan dengan siapa saja. Om Jay adalah salah satu Pendidik yang
memfokuskan diri dengan media Blog dan juga Media Youtube. Di Media Blog, kita
dapat menulis apapun, dari mulai tulisan yang sederhana sampai tulisan ilmiah
yang super rumit. Jika Blog kita mengajar dalam bentuk tulisan, dengan media
Youtube kita dapat mengajarkan lebih komplit lagi, bisa tulisan, bisa kita
jelaskan langsung, bisa juga kita contohkan langsung.
“ Jangan menunggu ide datang baru kita menulis, Tapi
Menulislah dulu maka ide akan datang padamu” Begitu penuturan Om Jay. Yang memotivasi
kita agar selalu menyempatkan diri untuk menulis setiap hari. Saat ini, buku
tidak hanya dalam bentuk hardcopy, dicetak namun sudah banyak buku yang
berbentuk digital.
Berhubung saya tidak mengikuti pelatihan dengan
mulus, akhirnya saya terkendala dalam pembuatan resume, dan saya sampaikan
kendala ini, oleh Om Jay diberikan link beberapa teman yang dapat mengikuti
pelatihan via Zoom sampai selesai. Diantaranya link Bapak Usman Alamsyah dari Bengkulu. Dan tenyata pak Usman juga terkendala dengan jaringan yang putus nyambung.
Berkaitan dengan pembelajaran daring yang ideal, ideal atu tidak tergantung dengan situasi dan kondisi dimana kita tinggal. Idealnya dengan menggunakan aplikasi zoom, kita bisa tatap muka meskipuan berada di tempat yang berjauhan, kita juga bisa langsung mengutarakan pertanyaan jika ada hal yang kurang kita pahami. Namun tenyata ada kekurangan seperti yang terjadi pada diri saya, dimana saya tidak dapat mendengar percakapan atau pemaparan materi. Sementara pada Pak Usman, jaringannya putus nyambung.
Jika jaringan bagus, maka model daring dengan aplikasi yang bisa tatap muka itu lebih baik, namun jika jaringan tidak bagus, maka dengan menggunakan aplikasi wa grup juga tidak masalah. Pada pelaksaaannya saya sendiri dengan anak murid, hanya dapat menggunakan aplikasi wa grup. Karena tidak semua anak murid memiliki HP sendiri, dan penggunaan HP dirumah tidak hanya untuk satu anak sajaa. Dalam satu keluarga ada yang memiliki anak sekolah lebih dari satu. Alhamdulillah
meski dengan keterbatasan, sejauh ini pembelajaran dengan anak murid dapat berjalan dengan baik.
Berkaitan dengan pembelajaran daring yang ideal, ideal atu tidak tergantung dengan situasi dan kondisi dimana kita tinggal. Idealnya dengan menggunakan aplikasi zoom, kita bisa tatap muka meskipuan berada di tempat yang berjauhan, kita juga bisa langsung mengutarakan pertanyaan jika ada hal yang kurang kita pahami. Namun tenyata ada kekurangan seperti yang terjadi pada diri saya, dimana saya tidak dapat mendengar percakapan atau pemaparan materi. Sementara pada Pak Usman, jaringannya putus nyambung.
Jika jaringan bagus, maka model daring dengan aplikasi yang bisa tatap muka itu lebih baik, namun jika jaringan tidak bagus, maka dengan menggunakan aplikasi wa grup juga tidak masalah. Pada pelaksaaannya saya sendiri dengan anak murid, hanya dapat menggunakan aplikasi wa grup. Karena tidak semua anak murid memiliki HP sendiri, dan penggunaan HP dirumah tidak hanya untuk satu anak sajaa. Dalam satu keluarga ada yang memiliki anak sekolah lebih dari satu. Alhamdulillah
meski dengan keterbatasan, sejauh ini pembelajaran dengan anak murid dapat berjalan dengan baik.




1 Komentar:
tulisannya mengalir walaupun tdk ikut kuliah online sampai selesai karena terkendala jaringan.
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda