Rabu, 04 September 2019

UNEG UNEG

Menjadi Guru sebenarnya bukanlah cita citaku. Dengan latar belakang diriku yang cenderung introvert rasanya sulit untuk bisa berinteraksi dengan banyak orang. Aku dibesarkan dilingkungan yang mungkin menurutku kurang komunikatif, sehingga aku juga terbentuk menjadi pribadi yang cenderung kuper kalau kata orang.

Di SMP, aku mempunyai pengalaman belajar yang cukup menyenangkan. meskipun gak semua mata pelajaran tapi menurutku , aku mendapatkan pendidik pendidik yang cukup menyenangkan.
Aku yang awalnya tidak suka pelajaran Matematika pada saat di SD, menjadi suka dengan pelajaran Matematika dan IPA.

Pak Joko nama guru Matematikaku saat di SMP, gayanya yang cuek dan dekat dengan anak anak didiknya membuat aku jadi semangat untuk belajar dengan beliau. Pendekatan beliau kepada anak didiknya membuat banyak siswa yang senang belajar dengan beliau.

Di SMA, adalah tempat yang paling berpengaruh dalam kehidupanku, di sini aku bertemu dengan teman teman, kakak kakak kelas yang mengajarkan aku untuk lebih mengenal siapa diri. Sehingga lambat laun kecenderungan introvertnya berkurang. Meski mungkin sampai sekarang introvertnya masih ada akan tetapi tidak separah di awal awal.

Di SMA lah saya menemukan jati diri, diajarkan bagaimana cara berinteraksi, bagaimana berorganisasi, bagaimana cara agar dapat bermanfaat untuk orang banyak.

Sekarangpun saya masih banyak belajar . Berinteraksi dengan anak anak adalah salah satu sarana saya pribadi untuk belajar.

Terima kasih buat anak anak didikku yang saat ini mungkin sudah banyak juga dari mereka yang menjadi orang orang sukses di bidangnya. Terima kasih banyak atas pembelajaran yang telah kalian berikan untuk saya.

@TPANURULISLAM
@SMACEMPAKA
@SMPCEMPAKA
@SMKN3
@SDNCBU07PT
@SDNCBU08

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda